Alhamdulillah, Sukses Barokah Wisuda Perdana Santri Tahfidz Quran di Pela Mampang 

Jakarta, 6 Agustus 2019

Di zaman modern yang serba canggih seperti ini, pengaruh negatif sangat besar. Terlebih bagi generasi muda, yang paling besar terdampak pengaruh tersebut. Diperlukan pembinaan yang berkesinambungan dan intensif agar generasi penerus dapat membentengi diri dan bisa lebih mengenali diri dengan segala potensi yang dimiliki. Sehingga menjadi generasi yang alim, faqih, dan berakhlaqul karimah serta mandiri. Sebagai modal utama dalam rangka mewujudkan cita-cita perjuangan dunia akherat.

Untuk mencapai keberhasilan pembinaan generus tersebut, diperlukan sinergi dari orang tua dan ahli pendidik. Faktor utama keberhasilan pembinaan juga harus disadari dan dilaksanakan remaja itu sendiri. Program pembinaan dilaksanakan dalam bentuk Halaqoh Tahfidzul Qur’an dan Program Pesantren Siswa. Dengan tujuan mendidik mental dan moril dengan gemblengan materi-materi yang berlandaskan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Harapannya jelas, setelah mengikuti program tersebut dapat menjadi generasi penerus yang alim, faqih, berakhlaqul karimah dan mandiri.

Program Halaqoh Tahfidzul Qur’an telah berjalan kurang lebih 6 tahun (Maret 2015 – Juli 2019) dan Program Pesantren Siswa (PPS) 3 tahun (Juli 2016 – Juli 2019). Kegiatan tersebut di bawah naungan yayasan Daarul Ilmi Baabussalaam, Majelis taklim Baabussalaam binaan PAC LDII kelurahan Durentiga dan PC LDII kecamatan Mampang Prapatan di Jakarta Selatan. Pada Sabtu, 3 Agustus  2019 diadakan acara ‘Wisuda Santri Halaqoh Tahfidzul Qur’an dan Program Pesantren Siswa’ bagi para  santri Halaqoh Tahfidzul Qur’an dan santri Program Pesantren Siswa.

Acara yang digelar di majelis taklim di Masjid Baabussalam tersebut berlangsung hikmat penuh keharuan dan kebahagiaan karena tak hanya dihadiri para santri yang diwisuda namun  juga orang tua mereka masing-masing. Turut hadir lima belas orang pengajar dan sembilan ustadz/ustadzah. Tak ketinggalan sejumlah pengurus yayasan dan tokoh setempat.

Salah satu pengurus Halaqoh,  H. Ahmad Saebani dalam sambutannya berpesan, “Anak-anakku dari alumnus PPS, ilmu dan pengalaman yang kalian serap selama kurun waktu tiga tahun ini jadikanlah bahan meraih ridho Allah SWT. Jangan pernah lelah atau bosan untuk menderes dan memahami ayat demi ayat, hadist demi hadist yang telah dikuasai untuk semakin menuju kearah kesempurnaan sebagai hamba Allah, sebagai ummat Rasulullah SAW.

Apa yang telah kalian kuasai jangan sampai lupa dan luntur oleh waktu, atur waktu sebaik-baiknya agar selalu bisa murojaah harian, karena rahasia sukses penghafal itu ada dalam murojaahnya”.

Kalian tetap wajib murojaah dan langkah selanjutnya kalian akan mendalami isi kandungan ayat-ayat yang telah dihafal di kelas PPS. Jaga hafalan, hayati isi kandungannya, amalkan perintah-perintah di dalamnya sepanjang mampu. Tinggalkan segala larangan di dalamnya sejauh yang diketahui.

Percayai dan ambil hikmah semua cerita dalam kisah-kisahya, sehingga kalian mampu menjadi Al Qur’an yang berjalan, fii ridholloh… Fii sabiilillah… Fii hubbillah,”tegasnya.

Wisuda kali ini meluluskan 19 santri holaqoh serta 18 santri PPS. Diharapkan akan lebih banyak lagi generasi muda yang secara aktif dan semangat mengikuti program luar biasa ini khususnya bagi generasi penerus warga LDII di wilayah ini. (*fuad/kim)

Artikel Terkait

Leave a Comment