150 Pengurus Baru di DPW LDII Provinsi DKI Jakarta Dilantik Secara Virtual, Harus Bermanfaat Bagi Umat

 

Jakarta, 14 Februari 2021

Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW LDII Provinsi DKI Jakarta, secara resmi telah mewujudkan kepengurusan terbaru untuk masa pengabdian di 2021-2025 di organisasi massa berbasis sosial dakwah Islam ini.
Pelantikan dilakukan secara virtual yang diikuti ratusan pengurus baru serta sejumlah pejabat pengurus dari tingkat DPP.
“Keberadaan 150 pengurus yang baru dilantik ini tidak ada gunanya jika tidak berbuat apa-apa dan tidak memberikan kontribusi. Jangan saling menyalahkan dan cari jalan keluar mengatasi masalah. Yakinlah ini jariyah yang besar untuk umat dan di hadapan Allah nanti.“
Tegas Ketua DPP LDII Ir. Chriswanto dalam sambutannya sekaligus melantik dan mengukuhkan kepengurusan di DPW Jakarta pada Jumat ( 12/2) 2021 lalu.

Lebih lanjut, Chriswanto berharap pengurus organisasi khususnya kepengurusan DPW LDII DKI Jakarta masa bakti 2020 – 2025 bisa menjalankan tugas sesuai proporsionalnya masing-masing. Selain itu, saling membantu agar organisasi tetap berjalan dan dapat mengupayakan manfaat kepada umat sesuai dalil “khoirunnas anfauhum linnas”.

Chriswanto juga mengungkap gambaran kinerja organisasi tidak ditentukan oleh banyaknya pengurus, tetapi banyaknya orang yang bekerja untuk menghasilkan output lebih baik. Tantangannya adalah menyatukan pendapat 150 orang pengurus tanpa mengakomodir kepentingan tertentu, sehingga dapat bekerjasama secara kompak, sesuai hasil Muswil IX.

Ia juga menyitir hadis Nabi yang menyatakan jika orang yang diberikan amanah itu harus bertanggungjawab baik kepada manusia, kepada umat, dan kepada Allah SWT.

“Tantangan negara ini sekarang berat. Apa yang jadi bagian tugas negara, juga bagian dari tugas kita. Cobaan pandemi covid-19 dan musibah-musibah yang berdatangan adalah kehendak Allah. Ini yang perlu didasari dalam pola pikir kita,” ujar Chriswanto.

Sementara itu Teddy Suratmadji yang kembali terpilih sebagai Ketua DPW LDII DKI Jakarta dalam kesempatan yang sama menambahkan, “Kami konsisten dengan prinsip-prinsip Islam washatiyah, untuk itu LDII selalu berinteraksi, berdialog, dan terbuka dengan semua pihak,” ujarnya. Moderasi beragama ini, bagi Teddy sangat penting, sebagai modal membangun Jakarta.
Selain itu pihaknya akan selalu melakukan koordinasi dengan ulama, agar senantiasa terwujud komunikasi yang baik, untuk kepentingan agama dan umat.
Semuanya itu merupakan ajaran utama dari sumber dari segala sumber hukum yaitu Al Quran.
(*/kim Jaksel)

*sumber rilis KIM DPW LDII Jakarta

 

Artikel Terkait

Leave a Comment