Ketum Chriswanto Santoso Serukan Bantu Pemerintah, DPD LDII Jaksel Siap Sukseskan

Jakarta Selatan, 10 April 2021

Ketua Umum LDII masa  jabatan 2021- 2026 yang baru saja dilantik, Chriswanto Santoso langsung  meminta seluruh  pengurus dari pusat hingga daerah dan warga LDII untuk membantu pemerintah.

Hal ini disampaikan Chriswanto dalam pidato perdananya usai dilantik sebagai pimpinan tertinggi di jajaran LDII pada Kamis (8/4) 2021 lalu. “Permasalahan kebangsaan tak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah, terutama dalam kondisi pandemi ini.

Maka untuk itu, jangan merasa inferior karena bakal menjadi halangan untuk bekerja keras berkontribusi kepada bangsa dan negara,” ujar Chriswanto.

Meskipun pernah dimarjinalkan, menurut Chriswanto Santoso, kontribusi LDII dalam 10 tahun terakhir tak bisa diabaikan, “Delapan klaster pengabdian LDII itu lahir tak serta merta, telah dilaksanakan dan memiliki proyek percontohan, terutama mengenai kebangsaan dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam bingkai empat pilar kebangsaan,” ujar Chriswanto Santoso.

Selengkapnya, delapan bidang pengabdian LDII adalah wawasan kebangsaan, keagamaan, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan dan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, energi terbarukan, dan teknologi digital.

“Harapan kami, generasi LDII yang masa mendatang yang karakternya telah dibentuk menjadi generasi profesional religius akan berkontribusi dalam bonus demografi yang dinikmati Indonesia pada 2030 mendatang,” ujarnya.

Generasi profesional religius adalah generasi yang alim-faqih , ber-akhlakul karimah dan mandiri, “Warga LDII adalah warga yang baik, mereka semua ingin membangun bangsa dan negara dan menyelesaikan berbagai masalah kebangsaan.

Jangan sampai citra baik itu dirusak oleh  hater dan warga LDII merasa inferior sehingga melemahkan kontribusinya membangun bangsa dan negara,” imbau Chriswanto.

Warga LDII memiliki modal sosial, berupa rukun, kompak, dan mampu bekerja sama dengan baik dengan siapapun, “Inilah yang dijadikan pondasi dalam menghadapi masalah kebangsaan,” ujarnya.

Selanjutnya, Chriswanto juga mengimbau, LDII dalam berkiprah di dalam masyarakat harus mengedepankan kepentingan rakyat dengan mengedepankan hikmat kebijaksanaan melalui proses musyawarah, kekeluargaan dan gotong royong.

“Kebhinnekaan kita harus menjadi dasar pemikiran, gerak dan berkontribusi untuk bangsa dan negara. Sangatlah tidak bijak apabila pengamalan dalam beragama di Negara Kesatuan Republik Indonesia, harus merusak sendi sendi kebhinakaan yang dijadikan landasan founding fathers mendirikan negara Indonesia,” ujar Chriswanto.

Chriswanto juga meminta LDII menjadi organisasi penengah yang netral dan tidak berpihak kepada kepentingan politik apapun, serta hanya berpihak pada kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Untuk itu Ketua Umum DPP LDII tidak boleh merangkap jabatan dengan jabatan-jabatan politis, baik di legislatif maupun eksekutif di semua jajaran

Chriswanto Santoso merupakan sosok yang dekat dengan hati warga LDII. Sejak kuliah ia telah aktif di LDII, dan pada 1991 menjabat Ketua DPW LDII Jawa Timur dari 1991-2015.

Sejak kuliah di Teknik Perkapalan ITS hingga menyelesaikan pascasarja Teknik Perkapalan di Universitas New Castle, ia aktif dalam berbagai kegiatan organisasi.

Selain pernah menjadi dosen di Politeknik Surabaya, ia juga pernah menjabat pengurus harian Partai Golkar Jawa Timur.

DPD LDII Jakarta Selatan Siap Sukseskan Arahan Ketum

DPD LDII Jakarta Selatan Siap Sukseskan Arahan Ketum

Sementara itu jajaran kepengurusan DPD LDII Kota Jakarta Selatan yang diketuai Noor Rachmat mendukung terpilihnya Chriswanto Santoso sebagai Ketua Umum terpilih di DPP LDII, termasuk arahan serta seruan dari Ketum untuk memberikan kontribusi penuh dalam mendukung dan membantu pemerintah.

“Alhamdulillah di wilayah Jakarta Selatan kerjasama dengan pemerintah, lembaga,tokoh agama,  tokoh masyarakat,  utamanya 3 pilar hingga warga secara umum senantiasa kita jalin dengan baik.

Berbagai kegiatan aktif kita lakukan, hal ini berlaku dari tingkat DPD, PC hingga PAC, ” ungkap Noor Rachmat saat ditemui di studio mini Baitul Zaki Mustofa dalam rangka mengikuti Munas IX LDII secara daring bersama beberapa pengurus DPD LDII wilayah Jakarta Selatan dari 6 April hingga 8 April 2021. (*/kim)

Artikel Terkait

Leave a Comment