Komunitas Intana Gandeng Ben Kasyafani Gelar Public Speaking Bagi Generasi Milenial Jaksel

Jakarta (25/9/2018) Insan Terdidik Jakarta Selatan (INTANA) salah satu komunitas yang diprakarsai generasi muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Jakarta Selatan  bersama Majelis Taklim Masjid Baitul Hasan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu, (23/09/2018), Alhamdulillah sukses menggelar pelatihan Public Speaking bertajuk ‘Be Confident and Speak Up!’. Menggandeng  Ben Kasyafani salah seorang Public Figure kenamaan negeri ini. Pelatihan tersebut dilakukan bagi para remaja dengan tujuan agar lebih memiliki kemampuan pada saat berbicara di depan umum dengan percaya diri. “Adanya kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan para remaja agar nantinya dapat menambah kemampuan dalam berbicara di depan umum,” ungkap penasehat sekaligus tokoh Ulama Majelis Taklim Baitulhasan Lenteng Agung H.Aceng Karimullah yang hadir dalam acara tersebut.

Sementara itu Ben Kasyafani yang juga keynote speaker di ajang ini secara gamblang mengungkapkan posisi generasi remaja atau di era milenial saat ini justru harus dan lebih mampu menemukan passion dalam dirinya sesegera mungkin. “Komunikasi global yang sekarang kalau dibilang understanding millenial atau memahami millenial. Kalau saya kan lebih dari millenial, masih millenial tapi tipis lah. Yang pertama sih menemukan passionnya dari sedini mungkin. Meskipun itu proses sampai akhirnya ketemu apa yang kita suka, tapi mindsetnya saya harus menemukan apa yang saya cintai. Entah itu memasak, menjahit, musik, otomotif atau apapun itu. Kalau masalah teknik Public Speaking, semua orang pasti punya teknik dasar, tapi yang saya sharing hari ini adalah Public Speaking itu hanya bisa menjadi alat. Karena komunikasi itu adalah salah satu alat yang bisa membawa kita untuk survive di dunia digital sekarang ini,” tutur  Ben Kasyafani saat diwawancara oleh tim KIM (Komunikasi Informasi Media) DPD LDII Jakarta Selatan usai mengisi acara. Ben menambahkan, dirinya senang karena mendapat kesempatan bertemu para peserta, antusias yang menarik, dan bersyukur karena telah diundang dalam kegiatan tersebut.

“Saya bersyukur banget bisa diundang dalam kegiatan ini. Saya lebih banyak sharing tentang pengalaman-pengalaman saya apalagi waktu diberi kesempatan untuk tanya jawab kepada para peserta. Pengalaman-pengalaman saya juga semuanya muncul dengan isu dari masing-masing pertanyaan para peserta yang sangat antusias sekali dalam kegiatan ini sekaligus melengkapi sharing saya. Mereka juga nggak sampai bosan” tambahnya.

Pelatihan tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan remaja yaitu usia SMA, mahasiswa, bahkan remaja yang sudah bekerja di Jakarta Selatan. Diharapkan nantinya akan memberi dampak positif kepada peserta dari kegiatan ini. Salah seorang remaja yang mengikuti pelatihan Public Speaking Muhammad Yusuf mengungkapkan, peningkatan skill Public Speaking terhadap para remaja yang dilakukan Majelis Taklim Baitul Hasan dinilai sangat penting dilakukan. “Kegiatan semacam ini sangat bagus sekali guna membekali para remaja saat ini agar mempunyai kompetensi dalam berkomunikasi di depan umum. Karena sebagai remaja zaman now kalo tidak bisa sampaikan pesan kepada sasaran yang benar jadi kurang bagus. Saya berharap acara ini bisa berlanjut dengan tema yang lain,” kata Yusuf. (Fuad/KIM)

 

Artikel Terkait

Leave a Comment