Tim Rukyatul Hilal LDII Bawa Teropong Ke Monas

tim-rukyat-hilal-ldii

Tim Rukyatul Hilal dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) membawa teleskop ke kawasan Monumen Nasional. Teleskop tersebut disediakan secara cuma-cuma bagi masyarakat yang ingin melihat proses gerhana bulan. Seorang anggota tim Rukyatul Hilal dari LDII, Joni, mengatakan salah tujuan tim membawa teleskop ke kawasan Monas guna mengedukasi anak-anak yang ingin melihat fenomena gerhana bulan. “Ini sekaligus untuk mengedukasi anak-anak melihat gerhana bulan,” kata Joni di Monas, Jakarta Pusat pada Rabu (31/1/2018). Joni mengatakan bahwa teleskop bermerk iOptron tersebut biasa digunakan untuk melihat dan menentukan hilal. Dalam mencari hilal, teleskop tersebut…

(Baca selengkapnya...)

Warga LDII Serentak Laksanakan Sholat Gerhana Bulan

gerhana bulan 2018-rmolbalel

Ribuan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaksanakan Sholat Gerhana bulan total serentak di Masjid atau Majelis Ta’lim di lingkungan LDII, dimulai dari pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Babel Ari Sriyanto mengungkapkan, hal ini menindaklanjuti surat edaran DPP (Dewan Pimpinan Pusat) LDII Nomor E-03/DPP LDII/1/2018 pada 24 Januari 2018 lalu, yang berisikan himbauan untuk mengajak warga LDII mengerjakan shalat gerhana secara berjamaah. “Adapun untuk di Pangkalpinang, laporan yang masuk dari DPD (Dewan Pimpinan Daerah) LDII,…

(Baca selengkapnya...)

Hindari Krisis Moral, LDII Gelar Munajat Malam Tahun Baru

Pengajian Akhir Tahun Gandaria

Jakarta (31/12) – Di penghujung tahun ini, kegiatan warga LDII di 34 propinsi akan difokuskan di masjid dengan pengajian bersama dan memanfaatkan momen pergantian tahun dengan berdoa atau bermunajat daripada melakukan kegiatan yang di luar yang lebih banyak mudhorotnya. Ir. KH. Chiswanto Santoso M.Sc, Ketua DPP LDII yang membidangi Pendidikan Agama dan Dakwah mengatakan, “Kami memilih kegiatan yang lebih bermanfaat dengan melakukan kegiatan pengajian di mesjid dimana kita bisa saling menguatkan diri dari sisi ibadah, bersilahturahmi dan berdoa bersama serta menanamkan sifat mujhid muzhid daripada merayakan tahun baru diluar yang…

(Baca selengkapnya...)

Kapolda Jatim: 30.000 Tahfidz dari LDII Dorong Pembentukan Karakter Bangsa

Halaqoh Qubro Tahfidzul Quran LDII Jatim 2017

Surabaya (25/12). DPW LDII dan Majelis Taujih Wa Al-Isryad DPP LDII, bekerja sama dengan MUI Jawa Timur, Pemprov Jatim, dan Yayasan Masjid Al Akbar, menggelar Halaqoh Kubro Tahfidzul Quran 2017. Acara yang dihelat untuk mengukur kemampuan menghafal Alquran para generasi muda LDII itu, dalam catatan Polda Jawa Timur diikuti 30.000 orang. “Bila panitia melaporkan peserta mencapai 20.600 orang, kami mencatat peserta mencapai 30 ribuan orang,” ujar Kapolda Jatim Irjen (Pol) Machfud Arifin. Dalam sambutannya, Machfud berharap besar, generasi muda LDII yang hadir dalam acara itu sebagai pendorong dan motivator pembentukan…

(Baca selengkapnya...)

LDII Kerahkan 15.000 Warga Tolak Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel

LDII Demo Dukung Kedaulatan Palestina

Jakarta (16/12). Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar aksi menolak pengakuan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Yerusalem, sebagai Ibu Kota Israel. Aksi damai ini digelar pada Minggu (17/12) di Monas, Gambir, Jakarta Pusat. Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI, KH Ma’ruf Amin. Menurut Ma’ruf Amin, pengakuan sepihak Presiden Donald Trump bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel dan memindahkan kantor Kedubes Amerika Serikat ke Yerusalem, merupakan bentuk persetujuan Amerika Serikat atas penjajahan Israel terhadap Bangsa Palestina. Ma’ruf menegaskan, MUI mengajak umat Islam dan ormas-ormas Islam di Indonesia…

(Baca selengkapnya...)

Pemerintah Harus Ingat Jasa Ormas dalam Bangun NKRI

Dialog Kebangsaan bersama Yudi Latif

Jakarta (9/11). Bangsa Indonesia setiap tahun memperingati Hari Pahlawan pada 10 November. Peringatan ini merujuk pada peristiwa pertempuran Surabaya, yang merupakan pertempuran heroik pertama hanya berjarak tiga bulan sejak proklamasi kemerdekaan Indonesia. “Pemerintah harus mengenang peran ormas Islam dalam pertempuran Surabaya, bahkan ormas Islam berperan besar dalam memupuk nasionalisme jauh sebelum republik ini dibentuk,” ujar Ketua DPP LDII Prasetyo Soenaryo. Kesadaran nasionalisme Indonesia, menurut Prasetyo Soenaryo, dibangun oleh ormas-ormas yang bersentuhan langsung permasalahan bumiputera saat itu. Mereka mewakili berbagai golongan untuk mendapatkan persamaan hak dan akses terhadap ekonomi yang dikuasai…

(Baca selengkapnya...)