Manfaatkan Teknologi Digital Generus Community PC LDII Cilandak Gelar Ngaji Online

Merebaknya wabah Novel Corona Virus ( Covid-19) di banyak negara termasuk Indonesia telah merubah kondisi kehidupan masyarakat.  Banyak negara yang melakukan isolasi, baik secara nasional maupun secara mandiri.  Di Indonesia pemerintah bahkan terus mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menghindar dari keramaian dan jangan keluar dari rumah bilamana tidak terlalu penting. Hal tersebut merupakan bentuk dari pembatasan sosial (social distancing) sebagai salah satu cara persuasif yang ditempuh pemerintah untuk pengendalian corona.

Wujud social distancing diantaranya adalah kegiatan belajar di sekolah, bekerja di kantor yang sehari hari dilaksanakan, semua berubah format menjadi belajar, bersekolah atau bekerja di rumah, istilah kekiniannya work from home atau #WFH yang sudah diberlakukan di banyak kota di Indonesia.

Namun tak hanya kegiatan di seputar dunia pendidikan formal maupun dunia kerja formal, himbauan pun dimaksudkan juga ke berbagai kegiatan yang memang mengumpulkan massa termasuk juga peribadatan seperti di  masjid,  majelis taklim, mushola, dan tempat ibadah lainnya.

Kondisi pembatasan bersosial, termasuk kegiatan beribadah secara massal di tempat-tempat peribadatan, ternyata tidak menyurutkan sejumlah pihak terutama generasi muda atau generus LDII untuk aktif melakukan aktifitas pengajian. Dengan memanfaatkan teknologi digital kegiatan pengajian pun dilakukan secara online dari rumah masing-masing.

Seperti yang digelar oleh generus community sebuah komunitas muda-mudi dibawah naungan kepengurusan PAC LDII Pondok Labu dan  PC LDII Cilandak.  Mereka menggelar pengajian secara online untuk terus mendapatkan siraman rohani berupa ilmu-ilmu keagamaan yang bersumber dari Al Quran serta Al – Hadist di masa social distancing.

KIM DPD LDII Jakarta Selatan pun berkesempatan melakukan wawancara secara online dengan Muhammad Ihsan (M.Ihsan)  selaku  ketua pelaksana acara Ngaji Online Generus Community PC LDII Cilandak ini, berikut petikannya :

 

KIM :  Apa tujuan dari diadakannya pengajian online terutama yang digelar oleh muda mudi di bawah kepengurusan PC LDII Cilandak ini?

M.Ihsan : Tujuan dilaksanakannya ngaji online ini  sebagai pengganti pengajian rutin yang memang kita lakukan seminggu sekali. Sekaligus  ajang silaturahmi dan meningkatkan iman serta taqwa. Kita mengaji dan mengkaji AL Quran serta Al Hadist. Dengan situasi seperti ini kami pun tetap melaksanakan program tersebut namun di rumah masing-masing dan komunikasi pengajiannya menggunakan layanan digital online

 

KIMSiapa pemrakarsanya?

M.IhsanPemrakarsanya sendiri adalah pembina generasi muda yaitu  Bapak Arifianto dari PAC LDII Pondok Labu,

lalu ada  Ustadz Dawud Arteri , Ustadz Tommy Sutomo, serta  pengurus komunitas muda mudi yaitu saya sendiri Muhammad Ihsan  dan rekan Chandra Syeh Maulana

 

KIM :  Bisa dijelaskan konsep dan praktek pelaksanaannya?

M.IhsanKonsep dan praktek kegiatan ini kita selaku panitia membuat  channel khusus untuk peserta  mengakses server pengajian, selanjutnya diinfokan kepada teman-teman komunitas. Selanjutnya  peserta yang tertarik ikut melakukan  login ke channel dan mengakses voice channel untuk mendengarkan materi yang dibawakan Mubaligh atau Ustadz yang siap mengajar materi pengajiannya. Nah jika ada pertanyaan atau masukan dari peserta bisa dituliskan di text channel sehingga tidak mengganggu penyampaian, dan komunikasi pun tetap bisa dilakukan secara dua arah.

 

KIM : Kapan mulai pelaksanaannya?  Memakan waktu berapa lama pelaksanaannya? 

M.Ihsan : Ngaji online ini kita mulai laksanakan sejak beberapa hari lalu, dari pukul 20.00-21.00 wib. Rencana Insya ALLOH  dilaksanakan seminggu sekali selama masa social distancing  berlangsung.

 

KIM : Apa saja materi yg dikajikan?

M.Ihsan : Materi yang dikajikan adalah makna Al-Qur’an dan juga Hadist

 

KIM : Siapa pematerinya? Berapa pesertanya dan dari PAC atau majelis taklim mana saja?

M.Ihsan : Pemateri  pengajian disampaikan oleh Ustadz Tommy Sutomo. Adapun peserta saat digelar secara online kemarin berjumlah 52 orang. Terdiri dari beberapa muda dan mudi berbagai majelis taklim, antara lain Majelis Taklim Baiturrahim, Majelis Taklim Al Amin, Majelis Taklim Baitul Lu’lu’a, Majelis Taklim Al Husna

Di akhir percakapan M. Ihsan menambahkan walaupun pengajian dilaksanakan secara online, tetapi pengajian secara online ini masih bisa dilaksanakan secara 2 arah dalam komunikasinya.  Selain itu dengan sistem yang ada kita juga mengetahui siapa saja yang online, dan dapat mengetahui kehadiran serta keikutsertaan peserta dalam pengajian online, hikmahnya silaturahmi tetap terjaga disamping ilmu bertambah.

” Harapannya dengan adanya kebijakan dan himbauan dalam  membatasi kegiatan berkumpul seperti kegiatan pengajian di masjid, pengajian online seperti yang kita gelar  terutama bagi usia muda mudi tetap dapat terlaksana dan silaturahim tetap dapat terjalin. Terpenting kita tetap terus  dapat melakukan aktifitas mencari ilmu agama secara aktif,” ungkap M.Ihsan. (*/kim)

 Kontributor : Muhammad Ihsan, Ketua Pelaksana Ngaji Online Generus Community PC LDII Cilandak

Artikel Terkait

Leave a Comment