PAC LDII Gandaria Selatan Angkat Kecantikan Hakiki di Seminar Ngadi Saliro – Ngadi Busono

Jakarta (15/9/2018) — Sebuah seminar yang amat menarik yang 100 persen mengangkat budaya asli Indonesia, khususnya tentang hakikat kecantikan perempuan asli Indonesia sukses diangkat ke permukaan oleh sejumlah tokoh di kalangan perempuan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dengan tema Ngadi Saliro – Ngadi Busono, perawatan kecantikan yang menyeluruh.

Kata Ngadisaliro berarti mempercantik diri, sedangkan Ngadibusono bermakna memperindah busana. Istilah adat Jawa yang penuh falsafah hidup yang masih sangat relevan di era milenial seperti saat ini.

Guna menyegarkan kembali budaya ketimuran yang semakin terkikis oleh perkembangan jaman, PAC LDII Gandaria Selatan menghelat seminar Ngadi Saliro & Ngadi Busono pada hari Sabtu 15 September 2018. Bertempat di Masjid Miftahul Jannah, acara ini diikuti 50 orang peserta dari kalangan ibu-ibu. Turut hadir Ketua PAC LDII Gandaria Selatan Heru Mulyono, Pembina PC LDII Cilandak Haji Kundori, serta kalangan tokoh masyarakat setempat antara lain Sutarno Wiyono, H. Imam Wahudi, H. Abdurokhim, dan beberapa lainnya.

Narasumber seminar Hj. Marsi Kundori yang juga Istri dari Pembina PC LDII Cilandak, menyatakan, ‘’Dengan adanya acara ini diharapkan para ibu bisa tampil menawan di hadapan suami dan berwibawa di hadapan anak-anaknya, serta terciptanya keluarga sakinah, mawaddah dan warohmah,’’ ujarnya.

Narasumber Ibu Hj. Marsi Kundori, Istri Pembina PC LDII Cilandak

Dijelaskan pula oleh Hajjah Marsi, seminar yang sudah berlangsung untuk ketiga kalinya di Gandaria ini juga pernah digelar untuk Ibu-Ibu Persit Kodim dan Koramil saat Haji Kundori sang suami masih bertugas di Kostrad. Adapun pada penyelenggaraan seminar kali ini juga disambut dengan antusiasme tinggi dari Ibu-Ibu peserta, dan Alhamdulillah tanpa kendala.

Senada dengan itu Heru Mulyono, Ketua PAC LDII Gandaria Selatan menyatakan, “Dengan perkembangan teknologi di era milenial kita sama tahu bahwa hadirnya model-model pakaian dari budaya Barat sangat berpengaruh, maka PAC LDII Gandaria Selatan memandang sangat perlu untuk merefresh kembali budaya ketimuran dari orangtua kita, sehingga di kalangan warga LDII meskipun hidup di era sekarang, para ibu-ibu masih tetap bisa menjaga norma-norma ketimuran dan juga tetap bisa terlihat menawan di hadapan suami dan wibawa di hadapan anak,” tambahnya dihadapan peserta yang hadir. (Ario/KIM)

Heru Mulyono, Ketua PAC LDII Gandaria Selatan memberikan sambutan

Artikel Terkait

Leave a Comment