Pembinaan Remaja Putri Kekinian Ala DPD LDII Jakarta Selatan

Sejak beberapa pekan terakhir sejumlah kegiatan menarik dan edukatif digelar oleh pengurus DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Selatan khususnya bagi remaja putri di wilayah ini.

Seperti diketahui di era komunikasi yang sangat terbuka seperti saat ini banyak hal negatif yang bisa menjerumuskan terhadap kehidupan seseorang, termasuk pergaulan yang salah kaprah dan juga yang melanggar norma baik norma masyarakat, keluarga bahkan norma agama.

Salah satu yang cukup rentan adalah adanya pergaulan antar muda mudi jaman sekarang, terutama yang aktif dalam bersosialisasi di dunia maya, dan tak bisa dipungkiri dalam hal ini jika terjadi sesuatu polemik dalam pergaulan tersebut pihak perempuanlah yang lebih sering dirugikan.

Fenomena ini diangkat dalam sebuah seminar berkonsep talkshow atau sarasehan bertajuk PETA singkatan dari Pertemuan Hati Kita, bertema “Hati-hati mengenal Hati”.

 

kegiatan bertajuk PETA

 

Kegiatan yang digelar oleh tim Keputrian organisasi PC LDII Pancoran Majelis Taklim Baabussalam, Jakarta Selatan ini menghadirkan Dian Alia Putri, S.Psi seorang sarjana Psikologi UNPAD Bandung yang dalam kesehariannya berprofesi sebagai Konselor di ESA Consulting, Depok dan juga didapuk Koordinator Tim Bimbingan & Konseling PPG Jakarta Selatan.

Hadir pula di acara yang telah digelar beberapa waktu lalu itu Puri Fitriani, S.Sos , Sarjana Komunikasi UNPAD Bandung bekerja sebagai Guru Bimbingan & Konseling di SMPN 189 Jakarta. Pernah dinobatkan sebagai Wanita Inspiratif Tahun 2013 versi Female Radio. Mendapat Juara II Blog Pendidikan Tahun 2018 oleh Direktorat Pendidikan Keluarga, Kemendikbud. Dan mendapat Juara Harapan Kategori Opini Tahun 2019 dalam Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga, Kemendikbud.

Sebagai moderator di acara tersebut adalah Auliya Aziza, S.Si , Sarjana Statistika ITS Surabaya , yang bekerja di Business Intelligence Gojek Indonesia. Pernah meraih 2nd Winner International Student Summit Manchester, United Kingdom.

Ajang yang dihadiri ratusan peserta dari kalangan remaja putri di wilayah Jakarta Selatan ini sesuai temanya memberikan wawasan ke satu-satunya generasi penerus putri tentang bagaimana menjaga hati ketika memasuki fase ketertarikan pada lawan jenis. Memberikan gambaran bagaimana menyikapi perasaan kita sebagai fitrah ALLOH SWT agar tidak berubah menjadi fitnah. Memberikan pengetahuan bahwa wajar jika memiliki rasa suka, kagum dan tertarik pada lawan jenis.

Menariknya narasumber dengan terbuka membagi pengalamannya dulu ketika memasuki masa pendekatan dengan suami, dan tahap-tahapnya yang harus dilalui agar selalu selaras dengan aturan agama.

Ketua penyelenggara acara Nur Hamidah Panca menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sebagai bentuk pembinaan kepada generasi penerus terutama remaja putri.

“Dengan seminar ini dan arahan-arahan yang diberikan, harapannya kaum mudi-mudi semakin mampu menyikapi perasaan yang dimiliki terhadap lawan jenis , baik dengan lingkungan yang sudah dikenalnya dengan baik,maupun lingkungan di luaran sana, selain itu mudi-mudi bisa memilah-milah dan menerapkan dalam kehidupan sehari hari dari apa yang sudah disampaikan oleh pembicara,” terangnya.

Acara yang digelar seharian ini sekaligus sebagai wadah keakraban antar generasi penerus putri di wilayah PC LDII setempat.

 

Pembinaan generasi penerus atau generus putri di wilayah Jakarta Selatan juga dilakukan di bagian wilayah lainnya. Tepatnya gedung serba guna di kawasan Masjid Baitul Zaki Musthofa Bintaro,pada awal Desember 2019 lalu.

Kali ini menghadirkan seminar atau talkshow kesehatan bertema ‘Kenali Kulit dan Cara Merawatnya’. Diadakannya acara ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan para generus putri dalam merawat diri, baik wajah ataupun tubuh.

Hadir sebagai pemateri utama adalah dr. Rizni Suyardi-Oepangat, SpKK (dokter spesialis kulit, yang bekerja di Erha Clinic Kemanggisan dan Pondok Indah, di Jakarta Selatan.

“Sebagai seorang perempuan, apalagi masih dalam usia yang terbilang muda, merawat diri merupakan suatu hal yang penting dilakukan. Merawat diri dapat dimulai dari perawatan terhadap lapisan terluar tubuh yaitu kulit, baik kulit wajah ataupun tubuh.

Salah satu fungsi merawat kulit yaitu agar kulit kita tampak cerah dan tidak kusam, karena kulit kusam itu terjadi akibat penumpukan sel kulit mati, dan kurang bersihnya kita dalam melakukan perawatan kulit,” ungkap dr.Rizni secara gamblang dihadapan ratusan peserta talkshow dari kalangan generus putri tingkat SMA, kuliah hingga yang sudah bekerja.

Acara ditutup oleh H. M. Rafian selaku Pembina Generus Jakarta Selatan yang menekankan perlunya pembinaan generasi remaja putri dalam berbagai hal. (*kim /afila/ silvy)

Artikel Terkait

Leave a Comment