Tahfidzul Qur’an Mencetak Penerus Bangsa Berkarakter

Suasana hangat acara Halaqoh Tahfidz Kubro DPD LDII Jakarta Barat berlangsung di Gedung Serba Guna Mambaul Huda, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (10/2). Sebanyak 200 peserta halaqoh yang berusia pra remaja dan remaja hadir memenuhi ruangan. Acara dimulai dengan Murajaah Quran.

Peserta yang hadir dengan khusyuk mendengarkan muroja’ah surat Qaf oleh Dewi Masitoh (16) dan Ircham Asryad yang lanjut melantunkan muroja’ah surat Ar Rahman.

Halaqoh Kubro dihadiri oleh Ketua MUI Jakarta Barat Munahar Muktar, Walikota Jakarta Barat yang diwakili oleh Kabag Kesra Walikota Jakarta Barat H. Arham, Udan Supriatna mewakili Kapolres Jakarta Barat, dan tokoh masyarakat lainnya. Tahfidzul Quran, salah satu program LDII yang bertujuan mencetak generasi qurani. DPD LDII Jakarta Barat menggelar Halaqoh Kubro yang pertama dan program ini sudah berjalan selama setahun.

Metode yang digunakan dengan melakukan seleksi hingga terdapat 173 anak yang dibina di tiap PC LDII Jakarta Barat. Ada pula surat pernyataan dan dukungan dari orang tua. “Ada 77 anak yang sudah hapal 1 juz, 55 anak hapal 2 juz, 12 anak hapal 3 juz, 9 anak hapal 4 juz, dan 1 anak hapal 5 juz. Kami ingin menyampaikan, anak anak menjadi ahli quran akan menjadi ahlinya Allah dan pilihan Allah. Kami mengharapkan bimbingan dan dukungan dari semua pada komunitas halaqoh ini, ” ujar Aji ketua panitia. 

Dalam sambutannya, Munahar Muktar mengapresiasi Halaqoh LDII yang memiliki hafidz dan hafidzoh yang sudah hapal satu juz hingga 5 juz. Menurutnya, hafidz hafidzah adalah orang-orang yang dicintai Allah, sesungguhnya ia sedang berdialog dengan Allah. Layaknya nabi Musa berdialog dengan Allah di bukit Tursina.

“Alquran harus kita jaga dalam situasi saat ini meski dengan tantangan yang berat. IT dan tontonan sudah masuk ke ponsel. Anak-anak yang tidak pesantren namun hapal quran di rumah luar biasa bagi saya,” ujar Munahar Mukhtar. Ia kembali menegaskan, nantinya akan mengakomodasi dan memberikan motivasi kepada hafidz dan hafidzah agar mampu menghapal quran dengan baik. “Saya lihat LDII lebih unggul dari ormas lain. Kita sediakan sertifikat dan uang. Dengan sertifikat MUI Insya Allah di luar negeri juga diakui,” ujar Munahar.

Demi memecut semangat untuk menghafal quran, Munahar Muktar mengajak umroh hafidz dan hafidzah yang berhasil menghapal alquran hingga 30 juz. Apresiasi besar juga disampaikan oleh Ketua DPD LDII Jakarta Barat Yasa Dharmawan. “Yang berprestasi akan kita sampaikan ke kesbangpol, dan mendapat beasiswa pendidikan,” ujarnya. Di akhir acara, panitia mengapresiasi para hafid dan hafidzoh dengan pemberian sertifikat dan hadiah.(khoir/lines)

Sumber: ldii.or.id

Artikel Terkait

Leave a Comment